34 Mentri Pilihan Tahun 2014

INDONESIA mulai akir tahun 2014 ini memiliki presiden beserta menteri-menteri baru yang siap mengabdi negara. Dalam kepengurusan presiden Jokowidodo dan Jusup Kala tahun 2014 ini beliau ditemani 34 Menteri yang memiliki pendidikan, pengalaman kerja bahkan penghargaan yang bisa dibilang sangat bagus. Berikut akan kami jelaskan satu persatu mentri tahun 2014.
 



1. Sekretaris Negara, Pratikno


    Pendidikan
  • S1(Drs.) Ilmu Pemerintahan,Fak. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM,1985
  • S2, M.Soc.Sc. in Development Administration, Birmingham University, UK, 1990.
  • S3, Ph.D. in Political Science, Flinders University, Australia, 1997.
  • Professor in Political Science, Universitas Gadjah Mada, Indonesia, Desember 2008
    Pengalaman profesional
  • Dean of Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. (2008-2012).
  • Moderator for Final Presidential Debate, in Indonesia, held by Commission of General Election and broadcasted by all national TV station in Indonesia, July 2009.
  • Lecturer at Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. (1986-now).
  • Chief Manager of Postgraduate Program on Local Politics and Regional Autonomy, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Indonesia (2003-2008).
  • Vice Dean for Academic Affairs, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia (2001-2004).
  • Member of Expert Team for Ministry of Home Affairs, Republic of Indonesia.
  • Member of Academic Board for the cooperation between Universitas Gadjah Mada and Agder University College, Kristiansen, Norway (1998-2003).
  • Indonesian Counterpart for the cooperation between Universitas Gadjah Mada and National University of Singapore and some other Universities in Asia and Australia (2001-2008).
  • Manager for the cooperation between Postgraduate Program on Local Politics and Regional Autonomy Universitas Gadjah Mada and the Department of Asian Studies, Flinders University of South Australia (2003).
  • Indonesian Counterpart for the cooperation between Institute Development Studies, Brighton, UK; Madras Institute of Development Studies, Chennai, India; Lahore University of Management Science, Pakistan, and Universitas Gadjah Mada, Indonesia (2004-2006).
  • Manager for the cooperation between the Faculty of Social and Political Science Universitas Gadjah Mada with the Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Carribean Studies/ the Koninklijk Instituut voor Taal, Land, en Volkenkunde (KITLV, Leiden) (2007-2011).
  • Permanent Indonesian Counterpart for Asia Barometer, Tokyo University and Chuo University, Japan. (2004-2009)
  • Board for the cooperation between Center for East and South East Asian Sosial Studies (CESSAS) Universitas Gadjah Mada with Oslo University, Norway and Colombo University, Sri Lanka (2007-2009)

2. Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago


      Riwayat Pendidikan
  • S-1; Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia
  • S-2; Master Perencanaan dan Kebijakan Publik, Fakultas Ekonomi di Universitas Indonesia
  • Fu Hsing Kang College, Taipei, Taiwan
      Karya
  • Dampak Kenaikan Harga BBM pada Kelompok Masyarakat Near Poor Komuter di Bodetabek, 2006
  • Upaya Inovasi Sistem Rekrutmen CPNS Pasca-Orde Baru, 2006
  • Profesionalitas dan Netralitas Birokrasi : Menuju Daya Saing Ekonomi Daerah, 2007

3. Menteri Kemaritiman, Indroyono Soesilo

       Pendidikan
  • S1, Institut Teknologi Bandung, Teknik Geologi, 1979
  • S2, Universitas Michigan, Amerika Serikat, Jurusan Remote Sensing/Penginderaan Jauh, 1981
  • S3, Universitas Lowa, Amerika Serikat, Jurusan Geologic Remote Sensing/Geologi Penginderaan Jauh, 1987.
  • Program Khusus di Remote Sensing Satellite Ground Station Management Training, Canada, 1992.
     Penghargaan
  • Worldwide Permina Foundation Award USA ( 1980 )
  • Indonesian Cultural Foundation Award USA ( 1981 )
  • Isabel-Demple Foundation Award USA ( 1984 )
  • Member, Sigma XI, Scientific Research Honor Society USA ( 1987 )
  • Adhicipta Rekayasa Persatuan Insinyur Indonesia ( 1993 )
  • Satya Lencana Pembangunan RI ( 1995 )
  • Who's Who of The World ( 1998 )
  • Satya Lencana Karya Satya X Tahun ( 1999 )
  • Bintang Ajasa Utama ( 1999 )

4. Menteri Perhubungan, Ignatius Jonan

      Pendidikan dan karir
  • Fletcher School, Tufts University, AS
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Akuntansi, Universitas Airlangga
  • PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero), Direktur Utama, 2001 s.d. 2006
  • Citibank/Citigroup, Director tahun 1999 s.d. 2001 dan Managing Director tahun 2006 s.d. 2009
  • Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Direktur Utama, 2009 s.d. 2014
  • Menteri Perhubungan Kabinet Joko Widodo, 2014

5. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

Susi menerima banyak penghargaan antara lain Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat tahun 2004, Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005, serta Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia. Tahun 2006, ia menerima Metro TV Award for Economics, Inspiring Woman 2005 dan Eagle Award 2006 dari Metro TV, Indonesia Berprestasi Award dari PT Exelcomindo dan Sofyan Ilyas Award dari Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2009. Pada tahun 2008, ia mengembangkan bisnis aviasinya dengan membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School. Pada Minggu, 26 Oktober 2014, dalam pengumuman Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-JK Ibu Susi Pudjiastuti ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.


6. Menteri Pariwisata, A Yahya

      Riwayat pendidikan
  • SMA / SMPP 1 Banyuwangi (saat ini dibagi menjadi 2 sekolah yaitu SMA Negeri 1 Glagah dan SMA Negeri 1 Giri), lulus tahun 1979.
  • Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung.
  • Telematics (Software & Telecommunications) di Universitas Surrey, Inggris.
  • Program doktoral Universitas Padjadjaran.
      Prestasi
  • The Best Kandatel (Kantor Daerah Telekomunikasi), Pemasaran telepon terbaik Telkom Jakarta, Gema Telkom Award 2 kali, Telkom Jakarta Barat, 2002.
  • Penghargaan keberhasilan kecepatan Recovery Fastel, akibat bencana banjir di Kawasan Segitiga Emas Jakarta untuk Telkom Jakarta Barat, 2002.
  • Kandatel Terbaik Malcolm Baldrige National Quality Award, 614, Score terbaik Nasional, Telkom Jakarta Barat, 2002.
  • Kepala Divisi Regional (Kadivre) Terbaik The Best Sponsor, Aktualisasi Budaya Korporasi The Telkom Way 135, Kadivre VI Kalimantan, 2003.
  • The Best DIVRE in Corporate Culture Actualisation The Best Unit, Aktualisasi Budaya Korporasi The Telkom Way 135, DIVRE VI Kalimantan, 2003.
  • Pencapaian target pemasaran tercepat dan terbesar di Kalimantan, 50 ribu SST dalam waktu 6 bulan, 100 ribu dalam 1 tahun, 2003.
  • Operator VSAT terbaik. Operator VSAT Dial Away terbaik se Asia Tenggara, Penghargaan oleh Gilat Satellite Co, untuk Telkom Kalimantan, 2003.
  • Penerapan aplikasi Geographical Information System (GIS) Telkom Kalimantan pada PT PLN Wilayah KaltimSel, 2003.
  • Kerja Sama Penyelenggaraan Fastel (Sertio Plus) CDMA 2000 1X sebanyak 1000 sst dengan Pihak PEMDA Kutai Kertanegara, untuk pertama kali di Indonesia, 2003.
  • Kerja Sama Penyelenggaraan Fastel (Sertio Plus) CDMA 2000 1X sebanyak 1000 sst dengan Pihak PEMDA Kutai Timur, 2003.
  • Pencetusan Exclusive Service Area (ESA), berupa penyediaan dan penyelenggaraan Fastel di daerah terpencil oleh pihak ke III, di Tanjung Redeb, sebanyak 1000 SST, 2003.
  • Zero Accident Award Penghargaan Kecelakaan Kerja Nihil 2003 dari Menakertrans, Telkom Kalimantan.
  • Kadivre Terbaik, Penghargaan Management War Room terbaik 2003, The Best Jalur Komando Award, Panglima Daerah VI Kalimantan.
  • Divre Terbaik, Rocky of The Year 2003, Untuk Management Flexi, DIVRE VI Kalimantan.

7. Menteri ESDM, Sudirman Said


 Pendidikan, Sarjana Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (1990), Sudirman Said menyelesaikan studinya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada 1990. Ia kini juga aktif dalam ikatan alumni sekolah tinggi ini. Ia dipilih sebagai Ketua Umum Ikanas Keuangan-STAN untuk periode 2013-2016. Master Bidang Administrasi Bisnis dari George Washington University, Washington, DC, Amerika Serikat (1994)
2 Karier
  • Aktivis Anti Korupsi (Pendiri dan Ketua Badan Pelaksana Masyarakat Transparansi Indonesia)
  • Penanggung Jawab Sementara Rektor Universitasi Paramadina
  • Deputi Kepala Badan Pelaksana Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias
  • Staf Ahli Direktur Utama PT Pertamina (Persero)
  • Direktur Human Capital PT Petrosea Tbk
  • Group Chief of Human Capital and Corporate Services PT Indika Energy Tbk
  • Wakil Direktur Utama PT Petrosea
  • Executive Director APEC CEO Summit 2013
  • Direktur Utama PT Pindad
  • Menteri ESDM

8. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Tedjo Edy Purdjianto


 Pendidikan dan karier, Tedjo menamatkan pendidikan militernya di Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 21 tahun 1975. Selain itu pendidikan militer lainnya yang pernah diikuti adalah Kursus Perwira Remaja, Dikbang ABRI, Sus Prostis, Diklapa 2, Seskoal Angkatan 29, Sesko ABRI, dan Lemhanas KRA 34.

Penghargaan
  • Bintang Dharma
  • Bintang Yudha Dharma Pratama
  • Bintang Yudha Dharma Naraya
  • Bintang Jalasena Utama
  • Bintang Jalasena Pratama
  • Bintang Jalasena Naraya
  • Bintang Kartika Eka Paksi Utama
  • Bintang Swa Buana Paksa Utama
  • Bintang Bhayangkara Utama
  • Pingat Jasa Gemilang (Dari pemerintah Singapura)
  • grand cross knight to the order of crown of Thailand (Dari Kerajaan Thailand Bendera Thailand
  • Panglima Gagah Angkatan Tentra (Kehormatan) (Dari Kerajaan Malaysia)
  • Satya Lencana GOM IX/RAKSAKA DHARMA
  • Satya Lencana Kesetiaan VII
  • Satya Lencana Kesetiaan XVI
  • Satya Lencana Kesetiaan XXIV
  • Satya Lencana Dwidya Sistha
  • Satya Lencana Kebaktian Sosial
  • Satya Lencana Dharma Nusa

 9. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo

 Riwayat Pendidikan
  •     Lembaga Ketahanan Nasional di Jakarta, 1994
  •     Universitas Diponegoro, Sarjana, Fakultas Hukum, 1985.
  •     SMA Negeri 1 Semarang, 1976
  •     SMP Negeri 4 Semarang, 1973
  •     SD di Semarang, 1970

10. Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi


Retno Marsudi lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 27 November 1962. Dia menempuh pendidikan menengah atasnya di SMA Negeri 3 Semarang sebelum akhirnya memperoleh gelar S1nya di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada tahun 1985. Setelah lulus, ia bergabung dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia. Dari tahun 1997 hingga 2001, Retno menjabat sebagai sekretaris satu bidang ekonomi di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda. Pada tahun 2001, ia ditunjuk sebagai Direktur Eropa dan Amerika. Retno dipromosikan menjadi Direktur Eropa Barat pada tahun 2003. Ia lalu memperoleh gelar S2 Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool, Belanda.

Pada tahun 2005, ia diangkat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia. Selama masa tugasnya, ia memperoleh penghargaan Order of Merit dari Raja Norwegia pada Desember 2011, menjadikannya orang Indonesia pertama yang memperoleh penghargaan tersebut. Selain itu, ia juga sempat mendalami studi hak asasi manusia di Universitas Oslo. Sebelum masa baktinya selesai, Retno dikirim kembali ke Jakarta untuk menjadi Direktur Jenderal Eropa dan Amerika, yang bertanggung jawab mengawasi hubungan Indonesia dengan 82 negara di Eropa dan Amerika.

Retno kemudian dikirim sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda pada tahun 2012.Ia juga pernah memimpin berbagai negosiasi multilateral dan konsultasi bilateral dengan Uni Eropa, ASEM (Asia-Europe Meeting) dan FEALAC (Forum for East Asia-Latin America Cooperation).


11. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu

      Pendidikan Militer
  •     AKABRI (1974)
  •     Suscapa (1985-1986)
  •     Seskoad (1991)
Karier
Kariernya mulai cemerlang setelah dia memangku jabatan Pangdam V Brawijaya, yang kemudian diteruskan menjadi Pangdam Jaya. Saat terjadinya gesekan elit nasional pada masa presiden Gus Dur, Ryamizard yang saat itu menjabat Pangdam Jaya mengancam siapa saja yang akan mengganggu keamanan di wilayahnya.[3] Selepas dari Kodam Jaya, Ryamizard mendapat promosi bintang tiga sebagai Panglima Kostrad menggantikan Letjen TNI Agus Wirahadikusumah. Kemampuannya merangkul semua unsur TNI saat apel siaga di Lapangan Monas yang melibatkan unsur TNI AL dan TNI AU Juli 2001 menarik KSAD untuk menunjuknya sebagai Wakil KSAD dan kemudian menggantikan Endriartono Sutarto sebagai KSAD.
Ia pernah dicalonkan di akhir masa jabatan presiden Megawati sebagai Panglima TNI. Namun nama Marsekal Djoko Suyanto-lah yang akhirnya dipilih sebagai Panglima TNI pada tahun 2006, karena namanya dianulir oleh SBY.


12. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly

 Pendidikan

Ia memulai pendidikan dasar di SR Katolik Sibolga pada tahun 1959 dan lulus 1965. Selanjutnya melanjutkan ke SMP Sibolga dan lulus tahun 1968. Lalu lulus dari SMA Katolik Sibolga pada tahun 1972. Pendidikan tingginya didapatkan dari Fakultas Hukum USU dan tamat dengan ijazah S1 pada 1978, lalu melanjutkan ke Virginia Commonwealth University pada tahun 1986 dengan penghargaan Outstanding Graduate Student Award Virgina Commw. University. Kemudian ke North Carolina University pada 1994 dengan meraih gelar Doktor dengan tergabung dalam Alpha Kappa Delta International Sosiology Honor Society pada 1987 dan Sigma Iota International Honor Society pada 1993. Mulai tahun 1983 hingga 1984 ia mengikuti Internship in Higher Education Administration Roanoke College, Salem Virginia, USA 1983-1984

Penghargaan
  • Outstanding Graduate Student Award Virgina Commw. University 1986
  • Alpha Kappa Delta International Sosiology Honor Society 1987
  • Sigma Iota International Honor Society 1993

13. Menteri Komunikasi dan Informatikan, Rudiantara

 Karier

Ia memulai karier ada tahun 1996 di Indosat sebagai General Manager Business Development. Ia juga pernah menjadi Chief Operating Officer PT Telekomindo Primabhakti sejak 1996 dan menduduki beberapa jabatan eksekutif selama 11 tahun di Indosat dan Telkomsel hingga 2006. Ia menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Semen Gresik (Persero), Presiden Direktur dan CEO PT Bukit Asam Transpacific Railways dan PT Rajawali Asia Resources. Ia pernah menjadi Wakil Presiden Direktur PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) sejak 2008 dan kemudian menjadi direkturnya, Direktur Hubungan Korporat PT XL Axiata Tbk dari Maret 2005 hingga 2008 dan sekaligus sebagai direkturnya. Lalu sebagai Direktur Penjualan dan Pemasaran untuk Solusi Bisnis pada Juni 2003. Ia juga pernah menjadi Wakil Presiden Direktur PT Semen Indonesia (Persero), Tbk dan Semen Gresik Persero, juga sebagai Direktur.

Terakhir, ia menjadi sebagai Presiden Komisaris PT Rukun Raharja sejak 11 Juni 2014. Ia juga Komisaris Independen PT Indosat Tbk sejak 1 November 2012. Ia juga dipercaya sebagai Komisaris Independen di PT Telekomunikasi Indonesia sejak 1 Januari 2011 hingga Mei 2012, dan telah menjadi Komisionaris sejak September 2008. Ia juga menjadi Sekretaris Jenderal Asosiasi Telepon Selular Indonesia.

Selama di PLN, ia menjadi terkenal setelah terlibat dalam pencarian pendanaan perusahaan terutama pinjaman untuk proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt. Setelahnya, ia mengundurkan diri karena merasa telah menyelesaikan tugas profesional yang diberikan dan mendapat tawaran menarik lainnya.  Karena merasa sayang dengan bakat yang dimilikinya, pemerintah berusaha untuk memberinya posisi di Indosat. Pada tanggal 17 September 2012, ia diangkat menjadi Komisaris.


14. Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Crisnandi

Yuddy Chrisnandi, Dr. (lahir di Bandung, 29 Mei 1968; umur 46 tahun) adalah Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia pada Kabinet Kerja (2014–2019). Sebagai politikus, ia pernah menjabat sebagai anggota DPR pada periode 2004–2009 dari Partai Golongan Karya  dan periode 2009–2014 dari Partai Hati Nurani Rakyat.


15. Menteri Koordinator Perekonomian, Sofyan Djalil


 Pendidikan
 Sarjana Hukum (SH), Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta, bidang studi Hukum Bisnis, tahun 1984. Master of Arts (M.A.), The Graduate School of Arts and Sciences, Tufts University, Medford, Massachusetts, Amerika Serikat, bidang studi Public Policy, tahun 1989. Master of Arts in Law and Diplomacy (M.A.L.D.), The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Medford, Massachusetts, AS, bidang studi International Economic Relation, tahun 1991. Doctor of Philosophy (Ph.D), The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Medford, Massachusetts, AS, bidang studi International Financial and Capital Market Law and Policy, tahun 1993

Sertifikasi
  • Wakil Penjamin Emisi Efek, Panitia Standar Profesi Pasar Modal, tahun 1996
  • Wakil Manajer Investasi, Panitia Standar Profesi Pasar Modal, tahun 1997
Pengalaman kerja

  • Menteri Negara BUMN Republik Indonesia
  • Managing Partner, Sofyan Djalil & Partners
  • Komisaris Utama, PT Multi Adiprakarsa Manunggal (Kartuku)
  • Komisaris Independen, PT Kimia Farma, Tbk (Mei 2003-sekarang)
  • Pengurus, Lembaga Komisaris dan Direktur Indonesia, LKDI (2003-sekarang)
  • Anggota, Badan Arbitrasi Pasar Modal Indonesia, BAPMI (2003-sekarang)
  • Anggota Tim Ahli, Komite Nasional Good Corporate Governance (2001-sekarang)
  • Anggota Tim Pakar, Departemen Kehakiman dan HAM RI (2001-sekarang)
  • Konsultan Good Corporate Governance untuk PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Elnusa, PT Jamsostek, PT Waskita Karya, PT Surveyor Indonesia, PT Pupuk Kujang, PT Wijaya Karya, PT Pembangkitan Jawa Bali, PT Pelabuhan Indonesia III, Perum Pegadaian, PT Indonesia Power, PT Pupuk Sriwijaya, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (2001-2004)
  • Konsultan Corporate Communication, untuk PT Caltex Pacific Indonesia, PT PLN Kantor Pusat (200-2004)
  • Direktur Eksekutif, Lembaga Komisaris dan Direksi Indonesia (2001-2003)
  • Komisaris Utama, PT Pupuk Iskandar Muda (1999-Juli 2004)
  • Komisaris, PT Perusahaan Listrik Negara (1999-Mei 2002)
  • Komisaris, PT Pelabuhan Indonesia III (1998-Mei 2001)
  • Anggota, Komite Nasional Kebijakan Good Corporate Governance (1999-2000)
  • Staf Ahli Menteri Negara Pendayagunaan BUMN bidang Komunikasi dan Pengembangan SDM/Asisten Kepala Badan Pembina BUMN Bidang Komunikasi dan Pengembangan SDM (Juni 1998-Februari 2000)
  • Kepala Divisi Riset dan Pengembangan, PT Bursa Efek Jakarta (Maret 1998-Juni 19988)
  • Konsultan, pada Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVI); Brunei Investment Agency (BIA); Tabungan Wajib Perumahan TNI-AD (TWP-AD), dan lain-lain (1997)
  • Konsultan/Narasumber persiapan go public pada berbagai perusahaan PT Garuda Indonesia, PT Telkom, Pasaraya, Pupuk Kaltim, Bank Tata, SZS Consulting, Bank Jaya, dan lain-lain (1997)
  • Peneliti/Konsultan, Centre for Policy and Implementation Studies (CPIS)-Departemen Keuangan, menangani berbagai proyek antara lain Kupedes/Simpedes untuk BRI, Program Restrukturisasi BUMN, Perdagangan Internasional dan Kerjasama Regional, dan lain-lain (1997)
  • Tim mediasi perundingan pemerintah RI dan GAM di Helsinki, Finlandia, (2004-2005)
Pengalaman akademis dan organisasi
  • Dosen, pada Program Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (2001-sekarang)
  • Dosen, pada Program Pasca Sarjana Fakultas Hukum UI (2000-sekarang)
  • Dosen, pada Fakultas Ekonomi dan Program Magister Manajemen Universitas Indonesia (FE-UI dan MM-UI) (1993-sekarang)
  • Dosen, pada Diklat Manajemen LPPM, Jakarta (1997)
  • Dosen, pada Diklat Pengembangan Kepemimpinan Profesional (DPKP) BUMN-Departemen Keuangan (1997)
  • Dosen, pada Program Magister Manajemen Universitas Sahid dan LPPM (1994-1995)
  • Dosen, pada Lembaga Manajemen Keuangan dan Akuntansi (LMKA), Yayasan Pengembangan Insan Pasar Modal (Yuppies), LM-Gika, Equitas Institute (1994-1995)
  • Dewan Kehormatan Pusat Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) 2008-2011.

16. Menteri Keuangan, Bambang Sumantri Brodjonegoro

 Pendidikan
  • University of Illinois at Urbana-Champaign, 1993 - 1997, Ph.D (Tata Wilayah dan Perkotaan), Bidang Studi: Ilmu Regional dan Ekonomi Pembangunan
  • University of Illinois at Urbana-Champaign, 1991 - 1993, M.Sc (Tata Kota), Bidang Studi: Tata Transportasi & Ekonomi Pembangunan.
  • Universitas Indonesia, Jakarta, 1985 - 1990, SE., Bidang Studi: Ekonomi Pembangunan & Ekonomi Regional.
Karier
  • Mitra Peneliti, LPEM-FEUI, 1997 - 2005.
  • Ketua, Formulasi Sistem Rencana Pembangunan, JICA dan Bappenas
  • Koordinator, Jejaring Universitas untuk Pengembangan Ekonomi Lokal, LPEM - FEUI dan Open Society Institute, Hungaria
  • Ketua, Formulasi Dana Alokasi Umum (DAU), Dutch Trust Fund, Bank Dunia
  • Ketua, Dampak Ekonomi PT INCO terhadap Ekonomi Lokal dan Nasional
  • Penasehat Kependudukan untuk Indonesia, The Open Society Institute, Hungary
  • Ketua, Formulasi Institusi Transfer antar-pemerintah di Indonesia, Dutch Trust Fund, Bank Dunia
  • Ketua, Penelitian Gabungan Jepang-Indonesia untuk Desentralisasi Indonesia, JICA
  • Anggota, Kebijakan Desentralisasi Fiskal dan Tinjauan Belanja Umum Wilayah di Indonesia, JBIC
  • Anggota, Pembangunan Kemampuan Desentralisasi, JICA
  • Ketua, Dampak Kilang Gas 'Tangguh' terhadap Perekonomian Papua, British Petroleum (BP)
  • Ketua, Pembagian Pendapatan Sumber Daya Alam untuk Aceh, Koordinator Menteri Perekonomian
  • Ketua, Kajian Wilayah Perdagangan Bebas di Indonesia, Kementrian Dagang dan Industri
  • Ketua, Prakiraan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi di Indonesia (2001 - 2005), BAPPENAS
  • Ketua, Strategi Alternatif Pembangunan dan Proyeksi Ekonomi Pulau Batam 2005, Otorita Industri Pengembangan Wilayah (Badan otorita) Batam
  • Ketua, Dampak Situasi Makroekonomi terhadap Permintaan Telekomunikasi Internasional, PT INDOSAT
  • Ketua, Estimasi Permintaan Kebutuhan Telekomunikasi Lokal, PT TELKOM Indonesia
  • Ketua, Peran PT ASTRA Group dalam Perekonomian Indonesia, Yayasan Dharma Bakti Astra
  • Ketua, Model Ekonomi Dampak di DKI Jakarta, BAPPEDA Jakarta
  • Anggota, Kajian Distribusi Semen di Indonesia, Asosiasi Pengusaha Semen Indonesia sebagai Peneliti Senior, Laboratorium Kajian Ekonomi dan Pembangunan, 2002 – sekarang
  • Tenaga Ahli, Ulasan Sejawat Rencana Implementasi Proyek (Individual Action Plan) APEC untuk Rusia, Sekretariat APEC
  • Tenaga Ahli, TA untuk Badan Penasehat Otonomi Wilayah, Bank Pembangunan Asia (ADB)
  • Tenaga Ahli, Ulasan Sejawat Rencana Implementasi Proyek (Individual Action Plan) APEC untuk Selandia Baru, Sekretariat APEC
  • Tenaga Ahli, Penentuan Jumlah optimal Provinsi di Indonesia, Kementerian Dalam Negeri dan Kerjasama
  • Ketua, Pemetaan Ekonomi Wilayah di Indonesia, Bank Indonesia
  • Pakar Desentralisasi Fiskal, RENSTRA Nasional untuk Desentralisasi di Indonesia, ADB
  • Pakar Ekonomi Perhubungan, Konsekuensi Ekonomi Kecelakaan Jalan Raya, ADB
  • Ketua, Kebijakan Perubahan (Transformasi) dan Industrialisasi di Asia Tenggara, Yayasan SASHAKAWA
  • Ketua, Strategi Pengentasan Kemiskinan Kota, BAPPENAS
  • Ketua, Penentu Inflasi Regional di Indonesia, Bank Indonesia
  • Ketua, Pembangunan Regional dan Desentralisasi di Indonesia, Bank Mandiri
  • Anggota, Tim Pembentukan Dana Alokasi Umum Indonesia, Kementerian Keuangan, September – Desember 2000 dan April – Agustus 2001
  • Konsultan, Manajemen Sumber Daya Alam USAID, Agustus - September 1999.
  • Konsultan, UNDP/UNSFIR (Kantor Jakarta), November 1998 - Februari 1999.
  • Konsultan, UNDP/RBAP, Mei 1998 - Juni 1998.
  • Asisten Peneliti, Regional Economics Applications Laboratory, University of Illinois at Urbana-Champaign, September 1995 - Agustus 1997
  • Asisten Peneliti, Pusat Ekonomi antar-Universitas, UI Jakarta, 1989 - 1991. Tugas pengumpulan data, analisis data, penyiapan sebagian laporan akhir untuk proyek berikut:
  • Evaluasi Ekonomi Sistem Transportasi di Pulau Jawa, 1990-1991, koordinator: Prof.T.John Kim dan Prof. Iwan J. Azis);
  • Analisis Komprehensif terhadap Pembangunan Regional di Indonesia, 1990, Kolaborasi antara IUC Economics Universitas Indonesia dan IDRC Kanada, koordinator: Prof. Iwan J. Azis;
  • Evaluasi Rencana Lima Tahun Pembangunan Transportasi di Kalimantan Timur, Indonesia, 1989, koordinator: Prof. Iwan J. Azis
  • Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Kementrian Keuangan RI, mulai Januari 2011
  • Direktur Jenderal, The Islamic Research and Training Institute (IRTI), Islamic Development Bank (IDB), 2009 -2011
  • Dekan FE - UI, 2005 - 2009
  • Ketua Jurusan Ekonomi, FE - UI, 2002 - 2005
  • Ketua Tim Ahli Menteri Keuangan untuk Desentralisasi Fiskal, 2007 - 2008
  • Direktur Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, UI, 2001 – 2004
  • Wakil Direktur bagian Ekonomi Regional dan Riset Infrastruktur, LPEM-FEUI, 1999 – 2002.
  • Anggota Tim Ahli Menteri Keuangan untuk Desentralisasi Fiskal, 2005 - 2006
  • Sekretaris Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, UI, 1998 - 2001
  • Komisionaris Independen, PT Adira Insurance, 2006 – 2011
  • Komisionaris Independen, PT PLN, 2004 – 2009
  • Ketua Komite Tata Pamong, Dewan Komisionaris, PT PLN, 2007 - 2009
  • Anggota Tim Penasehat Independen, Asia Bond Fund, PT Bahana TCW Investment, 2007 – 2009
  • Ketua Komite Audit, Dewan Komisionaris PT PLN, 2004 – 2006
Penghargaan
  • Visiting Fellow, The Indonesia Project – Australian National University (ANU), Canberra, Australia, Desember 2004
  • Eisenhower Fellowships, The Single Region Program – Southeast Asia, Amerika Serikat, September – November 2002
  • ISEAS-World Bank Research Fellowship Award (as Visiting Research Fellow), The Institute of Southeast Asian Studies, Singapura, Maret - Juni 1999
  • Visiting Fellow, The Institute of East Asian Studies, Thammasat University, Thailand, Maret 1999
  • Academic Scholarship awarded by the Indonesian Government - HED], Agustus 1991 - Desember 1995
  • Mahasiswa Berprestasi Universitas Indonesia, 1989

17. Menteri BUMN, Rini M Soemarno

 Karier
  • Sejak 2014: Menteri Badan Usaha Milik Negara Kabinet Kerja
  • Sejak 2008: Komisaris aora
  • 2001-2005: Presiden Direktur PT Kanzen Motor Indonesia
  • 2001-2004: Menteri Perindustrian dan Perdagangan Kabinet Gotong Royong
  • 2000-2001: Presiden Direktur PT Semesta Citra Motorindo
  • 1998-2000: Presiden Direktur PT Astra Internasional
  • 1990-1998: Direktur Keuangan Astra Internasional
  • 2000: Presiden Komisaris PT Semesta Citra Motorindo
  • 2000: Komisaris PT Agrakom
  • 1999: Presiden Komisaris PT Astra Agro Lestari
  • 1998: Staf Ahli Departemen Keuangan Republik Indonesia
  • 1998: Wakil Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional
  • 1995: Komisaris PT Astra Agro Lestari
  • 1995: Komisaris Bursa Efek Jakarta
  • 1993: Wakil Presiden Komisaris PT United Tractors
  • 1990: Komisaris Bank Universal
  • 1989: General Manager Finance Division, PT Astra International
Penghargaan, Pemimpin Puncak Terpuji 1995 dari Majalah Swa Sembada (1995)


18. Menteri Koperasi dan UMKM, AA Ngurah Puspayoga

 Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (lahir di Denpasar, Bali, 7 Juli 1965; umur 49 tahun) adalah Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia saat ini. Ia juga adalah Wakil Gubernur Bali periode 2008-2013. Ia menyelesaikan studi S1 di Universitas Ngurah Rai, Denpasar pada tahun 1991. Sebelumnya ia, menjadi Wali Kota Denpasar untuk periode 2000-2005 dan 2005-2008, tetapi tidak terselesaikan disebabkan dirinya terpilih menjadi wakil gubernur mendampingi I Made Mangku Pastika dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2008. Pada tahun 2013, ia mencalonkan diri sebagai calon gubernur Bali periode 2013-2018 yang diusung oleh PDI Perjuangan didampingi oleh Dewa Nyoman Sukrawan yang merupakan Ketua DPRD Kabupaten Buleleng 2009-2014


19. Menteri Perindustrian, Saleh Husin

 Riwayat Pendidikan
  • S-1; Fakultas Ekonomi, Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Jakarta tahun 1996.
  • S-2; Magister Administrasi Publik, Universitas Krisnadwipayana selesai pada tahun 2007.
  • English Course in University of Oregon, Eugene, Oregon-USA (1992)
  • Kursus Reguler Angkatan (KRA) XXXIX Lemhannas (2006)
  • Public Speaking, John Robert Power
Pengalaman Kerja
  • Direktur PT Shelbi Pratama (1989)
  • Komisaris PT Ades Alfindo Putra Setia, Tbk (1993)
  • Anggota DPR RI untuk periode 2009-2014

20. Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel

 Pendidikan
  • Doktor Kehormatan dari Chuo University, Tokyo, Jepang (2014)
  • Doktor Kehormatan dari Takushoku University, Tokyo, Jepang (2002)
  • On-the-Job Training, Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. Headquarters and Divisions, Osaka, Japan (1988/1989).
  • Sarjana Ilmu Perdagangan Internasional, Chuo University, Tokyo, Jepang (1987).
Penghargaan yang Diterima
  • “Anugerah Dharma Cipta Karsa”, sebagai tokoh promosi warisan budaya dan ekonomi kreatif,  atas  karsa atau tindakannya yang telah mendorong terbentuknya ekonomi kreatif. Kementerian  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (2014),
  • “ANTARA Achievement Award”, sebagai tokoh penting atas terbinanya hubungan baik Republik Indonesia-Jepang. Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, Jakarta (2013),
  • “Tokoh Standardisasi Indonesia”, atas prestasi dan kontribusi dalam pengembangan standar nasional di Indonesia.  Badan Standardisasi Nasional (BSN) (2013).
  • “Special Achievement Award for Extraordinary Leadership and Personal Commitment to Energy Saving and Industry”, atas prestasi dan kontribusi positif dalam memasyaratkan kegiatan hemat energi, serta pemanfaatan energi baru dan terbarukan. Majalah bisnis dan ekonomi WARTA EKONOMI, Jakarta (2012}.
  • “The Jewel of Muslim World Award”, atas kerja keras dan kontribusi dalam pengembangan ekonomi Islam. Majalah bisnis dan investasi OIC Today Magazine, Organisasi Kerjasama Islam/Organization of Islamic Cooperation, Kuala Lumpur 2012.
  • “Anugerah Olah-raga Indonesia”, atas kepedulian terhadap pengembangan olah-raga nasional. Tabloid olah-raga BOLA, Kompas-Gramedia Group, Jakarta (2012).
  • “Man of the Year- Seputar Indonesia Award”, atas prestasi dan kontribusi bagi bangsa, khususnya dalam menyukseskan pelaksanaan 26th SEA Games/2011- Jakarta & Palembang. RCTI – Rajawali Citra Televisi Indonesia,  Jakarta (2012).
  • “Asian Productivity Organization Regional Award”, atas kontribusi dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor industri di Indonesia, serta peranan yang signifikan sebagai pemimpin sektor swasta dalam memperkenalkan pembangunan berkelanjutan melalui produktivitas hijau dan mendorong terjalinnya kemitraan strategis di Asia – Pasific. Asian Productivity Organization (APO), Tokyo, Japan (2011).
  • “ANTARA Award” , atas kontribusinya sebagai nara sumber yang mudah diakses untuk pemberitaan yang seimbang tentang kegiatan perekonomian nasional. Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, Jakarta (2010).
  • “Perekayasa Utama Kehormatan dalam Bidang Teknologi Manufaktur”, atas konsistensi dalam mendarmabaktikan pikiran dan tenaga pada bidang teknologi manufaktur, yang berimplikasi pada peningkatan perekonomian, kesehjateraan, martabat dan kemandirian bangsa. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) (2009).
  •  “BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) - Competency Award”, atas peran yang signifikan sebagai tokoh masyarakat dalam menggerakkan, membangun dan meningkatkan kompetensi bangsa. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI (2009).
  • “Bakti Koperasi dan Pengusaha Kecil, atas peran aktif, kesungguhan sikap dan upaya menyukseskan pembinaan serta pengembangan Koperasi dan UKM. Departemen Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil RI (1997).

21. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman

 Riwayat Pendidikan
  • SD Impres 10 Mappesangka, Bone
  • SMP Negeri Ponre, Bone
  • SMA Negeri Lappariaja, Bone
  • Fakultas Pertanian Unhas 1988-1993
  • Pasca Sarjana Pertanian Unhas 2002-2003
  • Program Doktor Ilmu Pertanian Unhas 2008-2012
Kursus dan Seminar
  • Presentase Pengendalian Hama Tikus di Istana Presiden, Jakarta 1996
  • SUSKALAK-PIM di Pakkatto, Gowa, Sulsel, 1997
  • Presentase Pengendalian Hama Tikus untuk Kalteng di Istana presiden, Jakarta, 1999
  • Studi Banding di Singapura, 2002
  • Seminar Internasional Palm Oil Belt di Malaysia 2002
  • Studi Banding di Bangkok, Thailand, 2009
  • Kunjungan ke Sutech Engineering Co. Ltd (Perusahaan perakitan mesin pabrik gula) untuk transaksi pembelian Pabrik Gula dan Erawan Power (Pabrik Gula Terbesar di Thailand), 2014

22. Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dakhiri


Pendidikan
Hanif pernah belajar di SMA Al-Muayyad, yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Al Muayyad Solo, bersama dengan Khaerul Huda. Pendidikan tinggi ia tempuh di IAIN Walisongo Semarang Jawa Tengah Tahun 1996, dan meraih gelar S1. Setelah lulus, Hanif pernah menjalankan studi pendidikan S-2 di Universitas Indonesia dan lulus dari S-2 Universitas Nasional Jurusan Ilmu Politik.

Karier
Karier profesionalnya dimulai dengan menjadi Direktur Eksekutif ISIS, Jakarta sejak 1995 hingga 1996, lalu menjadi Konsultan Lepas untuk FNS Indonesia pada kurun waktu 1997 hingga 2002. Dan terakhir menjadi Program Officer NDI Indonesia untuk kurun waktu 2003 hingga 2005.

Karier politik
Ia mulai aktif berorganisasi saat mahasiswa dengan menjadi ketua PMII Komisariat IAIN Salatiga pada kurun waktu 1991 hingga 1992, Ketua PC PMII Salatiga pada kurun waktu 1994 hingga 1995, kemudian menjadi anggota pleno koordinator cabang PMII Jawa Tengah tahun 1995-1996, dan akhirnya dipercaya menjadi Ketua Lembaha Studi dan Advokasi Buruh (LSAB) Pengurus Besar PMII pada kurun waktu 1997 hingga 2000.

Secara resmi, ia memasuki dunia politik dengan bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa sejak 1998, sehingga ia dianggap generasi awal partai ini. Ia lalu dipercaya menjadi Wakil Sekjen DPP PKB untuk kurun waktu 2005 hingga 2010, menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional Gerakan Pemuda PKB sejak 2006 hingga 2010, lalu menjadi Ketua DPP PKB. Pada kurun waktu 2010 hingga 2014, ia menjadi Ketua Umum DKN Garda Bangsa dan terpilih menjadi Sekjen DPP PKB pada tahun 2014. Pada tahun 2006 hingga 2007, ia menjadi Staf Khusus Menakertrans

Selama menjalankan amanat sebagai anggota DPR periode 2009-2014 dari Dapil Jawa Tengah X, ia bergabung dalam komisi IX, menjadi Sekretaris Fraksi PKB, dan tergabung dalam Badan Anggaran. Pada tahun 2014, ia akhirnya ditunjuk menjadi Menteri Ketenagakerjaan dalam Kabinet Kerja.

Menteri Ketenagakerjaan
Setelah beberapa hari menjabat Menteri Ketenagakerjaan, ia membuat gebrakan dengan melakukan inspeksi mendadak beberapa tempat, antara lain ke salah satu penampungan TKW di Tebet, Terminal TKI di Cengkareng, dan Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja di Bekasi

Karya tulis
Ia telah menulis beberapa buku dan artikel, diantaranya: Menggagas Fiqh Perburuhan (1999), Paulo Freire, Islam dan Pembebasan (2000), Post-tradisionalisme Islam (2000), Politik Melayani Basis (2001), Menjadi Politisi Manajer (2001), Kiai Kampung dan Demokrasi Lokal (2007), Mengapa Memilih PKB? (2008).


23. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat, Basuki Hadimuljono

 Riwayat Pendidikan
  • S-1; Teknik Geologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
  • Magister (S2), Colorado State University, Amerika Serikat
  •  Doktor (S3) Teknik Sipil, Colorado State University, Amerika Serikat
Pengalaman Kerja
  • Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum periode 2005–2007
  • Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum periode 2007–2013
  • Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum

24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaja

Perjalan karir Ibu Siti Nurbaja dimulai dari PNS Penyuluh Pertanian di Pemerintah Daerah (Pemda) Lampung pada tahun 1979-1981. Tahun 1998 Ia pindah ke Departemen Dalam Negeri dan pada tahun 2001-2005 ia diangkat menjadi Sekretaris Jenderal. Tahun berikutnya menjadi Sekretariat Jenderal Dewan PErwakilan Daerah RI.

Prestasi yang dicapai oleh Ibu Siti Nurbaja juga tidak sembarangan, beliau pernah menjadi PNS teladan pada tahun 2004. Dan dinobatkan sebagai 99 perempuan paling berpengaruh di Indonesia versi majalah Globe Asia pada tahun 2007. Sebagai PNS beliau juga pernah mendapatkan Bintang Jasa Utama dari Presiden SBY pada tahun 2011 serta Satya Lencana Karya Satya XXX tahun 2010.

Selain ia aktif sebagai dosen di IPB, Siti Nurbaja juga memutuskan terjun ke dunia politik pada tahun 2013 sebagai Ketua DPP Partai Nasdem bidang otonomi daerah.


25. Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Musyidan Baldan

 Pendidikan
  •     SD Slipi Jakarta Lulus tahun 1973
  •     SMP Al-Azhar Jakarta, 1976
  •     SMA Negeri XI Jakarta, 1980
  •     FISIP UNPAD Bandung, 1988
Organisasi
  • BADKO HMI Jawa Barat – Ketua Umum (1998–1990)
  • PB HMI– Ketua Umum (1990–1992)
  • Badan Perwakilan Mahasiswa Fisip UNPAD – Anggota (1984-1985)
  • Senat Mahasiswa Fisip UNPAD–Ketua Umum (1985-1986)
  • DPP AMPI–Sekretaris Jendral (1998 – 2003)
  • DPP Partai Golkar – Ketua Departemen Pemuda (1992-2004)
  • Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan) Nasional Demokrat (disingkat NasDem atau Nasdem) (2010)
Lain-lain
  • Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, 1997-2004 (Anggota), 1999-2004 (Wakil Ketua Komisi II), 2004-2005 (Ketua Komisi II), 2005-2009 (Anggota Komisi II)
  • Anggota MPR – RI (Utusan Golongan) 1992-1997
  • Peneliti Lapangan Wilayah Jawa Barat–LP3ES 1989
  • Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Otonomi Khusus Aceh (tahun 2001)
  • Wakil Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua(tahun 2001)
  • Wakil Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden (tahun 2003)
  • Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (Tahun 2006)
  • Ketua Ikatan Alumni Unpad periode 2008-2012

26. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani

Puan Maharani (lahir di Jakarta, 6 September 1973; umur 41 tahun) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Republik Indonesia pada Kabinet Kerja (2014–2019). Puan pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI untuk periode masa bakti 2009 - 2014. Di DPR, Puan Maharani berada di Komisi VI yang mengawasi BUMN, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta anggota badan kelengkapan dewan BKSAP (Badan Kerjasama Antar Parlemen), dan juga sebagai Ketua I Fraksi PDI Perjuangan di DPR mengantikan Tjahjo Kumolo yang sebelumnya sudah menjabat selama sembilan tahun.

Cucu dari Presiden Pertama RI, Soekarno dan anak dari Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dari pernikahannya dengan Ketua MPR RI ke-12, Taufiq Kiemas ini sudah mengenal dunia politik sejak usia sangat muda. Ia merupakan Sarjana Ilmu Komunikasi lulusan Universitas Indonesia dan ia meneruskan tradisi politik dalam keluarga Soekarno.


27. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin

 Pendidikan
  • SD, SDN Jakarta dan MI Manaratul Ulum Jakarta.
  • SMP, SMP Negeri XI Jakarta.
  • Pesantren Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, 1983.
  • Sarjana (S1) Universitas Islam As-Syafiiyah, Jakarta, 1990.
Karier
  • Menteri Agama Republik Indonesia (2014–sekarang)
  • Wakil Ketua MPR RI periode 2009–2014
  • Anggota DPR RI periode 2004–2009
  • Anggota DPR RI periode 1999–2004
  • Anggota DPR RI periode 1997–1999
  • Project Manager Helen Keller International, Jakarta, 1995–1997
  • Kepala Program Kajian Lakpesdam NU, 1989–1995
Riwayat organisasi
  • Ketua PH DPP PPP (2007-2012)
  • Sekretaris PH DPP PPP (2003-2007)
  • Ketua Lembaga Pusat Pendidikan dan Pelatihan DPP PPP (1999-2003)
  • Anggota Pengurus Lembaga Pusdiklat DPP PPP (1994-1999)
  • Sekretaris Forum Konstitusi (2004-sekarang)
  • Ketua Badan Pengurus Lakpesdam NU (1992-1995)
  • Wakil Sekretaris PP-LKKNU (1985-1988)
  • Sekum YISC Al-Azhar (1985-1988)
  • Wakil Ketua Bidang Pengembangan Program Yayasan Saifuddin Zuhri (1994-sekarang)

28. Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek

Kehidupan
Nila Moeloek adalah putri pasangan perantau Minangkabau. Dia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Kemudian ia melanjutkan pendidikan spesialis mata, serta mengikuti program sub-spesialis di International Fellowship di Orbita Centre, University of Amsterdam, Belanda dan di Kobe University, Jepang. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan konsultan Onkologi Mata dan Program Doktor Pasca-Sarjana di FKUI.[2]

Selain menjadi dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kirana, ia juga menjadi ketua umum Dharma Wanita Persatuan Pusat (2004-2009), Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami), dan Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) periode 2011-2016.[3] Dia sempat disebut-sebut menjadi calon kuat Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Bersatu II setelah mengikuti proses seleksi calon menteri pada 18 Oktober 2009.[4]. Namun ia malah ditunjuk oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium Development Goals. Tugasnya ialah menurunkan kasus HIV-AIDS dan angka kematian ibu dan anak.


29. Menteri Sosial, Khofifah Indra Parawansa
 

 Pendidikan
  • SD Taquma (1972-1978)
  • SMP Khodijah – Surabaya (1978-1981)
  • SMA Khodijah – Surabaya (1981-1984)
  • Strata I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga, Surabaya (1984-1991)
  • Strata I Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah, Surabaya (1984-1989)
  • Strata II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, Jakarta (1993-1997)
Karier
  • Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI (1992-1997)
  • Pimpinan Komisi VIII DPR RI (1995-1997)
  • Anggota Komisi II DPR RI (1997-1998)
  • Wakil Ketua DPR RI (1999)
  • Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR RI (1999)
  • Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (1999-2001)
  • Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (1999-2001)
  • Ketua Komisi VII DPR RI (2004-2006)
  • Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI (2004- 2006)
  • Anggota Komisi VII DPR RI (2006)
  • Menteri Sosial Kabinet Kerja (2014 - kini)
Forum Internasional
  • Studi banding pada penyiapan ratifikasi “Convention Against Illicit Trafic Psychotropic and Narcotic Drug” di Austria dan Belanda, yang diselenggarakan Internati onal Narcotic Control Board, Perserikatan Bangsa-Bangsa, di Wina, Austria, 1996.
  • Studi banding Antar-Parlemen di Mongolia, 1994
  • Ketua Delegasi Republik Indonesia dalam “Women 2000, Gender Equality, Development and Peace for the Conventi on on The Elliminati on of All Forms of Discriminati on Against Women” di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat, 28 Febuari 2000.
  • Ketua Delegasi Republik Indonesia dalam “Women 2000, Gender Equality, Development and Peace for the Twenty First Country”: Beijing +5) Sidang Khusus ke-23 Majelis Umum Perserikatan Bangsa- Bangsa, di New York, Amerika Serikat, 5-9 Juni 2000.
  • Ketua Delegasi Republik Indonesia pada pertemuan The Exchanges and Cooperati on in the Field of Family Planing Between China and Indonesia, 9-11 April 2001.
  • Ketua Delegasi Republik Indonesia pada Pertemuan Konsultasi Tingkat Menteri Asia-Pasifik di Beijing, China, pada 14-16 Mei 2001.
  • Menjadi narasumber pada Conference G ender Equity and Development in Indonesia yang diselenggarakan The Australian Nasional University, di Canberra, Australia, pada 21-22 September 2001.
  • Menjadi narasumber pada Conference On Women In Islam As Role Model di Berlin, Jerman, pada 24-26 Mei 2004.
  • Menjadi peserta World Council of Churches di Brazil, 15-21 Februari 2006.
  • Menjadi narasumber utama pada Commission on the Advancement of Women, Commission on the Status of Women, di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat, 1-2 Maret 2006.
  • Menjadi narasumber pada International Conference on Parliaments, Crisis Preventi on and Recovery, hosted by UNDP and the Government of Representatives of Belgium, 19-21 April 2006.
  • Menjadi narasumber pada Internati onal Conference of Islamic Scholars di Jakarta, Indonesia, Mei 2006.
  • Menjadi narasumber di Muktamar ke-5 Pertumbuhan- Pertumbuhan Perempuan Islam Dunia Islam Kontemporari di Shah Alam, Selanggor, Darul Ehsan, Malaysia, pada 13-15 Agustus 2006.
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise

Pendidikan
Yohana memulai pendidikan dasar di Sekolah Dasar (SD) Padang Bulan Jayapura, tahun 1971. Lalu, melanjutkan ke SMP Negeri 1 Nabire dan selesai tahun 1974. Pendidikan selanjutnya ia selesaikan di bangku SMA Negeri Persiapan Nabire.

Ia melanjutkan pendidikan tingginya di tahun 1985, dengan masuk ke Sarjana Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Universitas Cenderawasih. Setelah itu dia melanjutkan di linguistik terapan dari Regional Language Center (RELC), SEAMEO Singapura, pada tahun 1992, dan kemudian menyelesaikan program gelar Master di Departemen Pendidikan Simon Fraser University di Kanada pada tahun 1994. Pada tahun 2001, Yo melanjutkan pendidikan Doktoral di Universitas Newcastle, memperoleh gelar Ph.D pada 2006.
Karier

Ia memulai karier di bidang pendidikan dengan menjadi asisten dosen di bidang Bahasa dan Seni di Universitas Cenderawasih sejak tahun 1983 hingga 1986. Lalu menjadi dosen tetap sejak 1987 hingga sekarang. Pada 14 November 2012, ia dikukuhkan menjadi profesor doktor oleh Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura. Selain menjadi dosen, dia pernah memegang jabatan sebagai kepala Laboratorium Bahasa Uncen pada tahun 1991. Tahun 1992 ia menjadi Diplomat Applied Linguistic TEFL (Dip. TEFL) dari Regional English Language Centre (RELC), SEAMEO Singapore. Ia juga dipercaya sebagai ketua tim seleksi guru bahasa Inggris SMP, SMK, SMA di kabupaten Merauke untuk persiapan pengiriman guru bahasa Inggris ke Sunshine Coast University Australia. Serta menjadi anggota Joint Selection Team (JST) Australian Development Scholarship beasiswa ADS/USAID tahun 2011. Ia aktif dalam kegiatan kesenian yang disponsori badan kesenian Daerah Kabupaten Paniai di Nabire sejak 1974-1978. Pernah menjadi wakil ketua KNPI Kabupaten Paniai tahun 1984. Ia pernah mencalonkan menjadi Bupati Biak Numfor pada tahun tahun 2013.


31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan  Dasar Menengah, Anies Baswedan

Penghargaan Nasional
  • Harian Rakyat Merdeka menganugerahkan The Golden Awards pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) harian ini yang ke 14 pada Juni 2013. Anies dipilih atas inspirasinya di bidang pendidikan melalui Gerakan Indonesia Mengajar. 
  • Pada Agustus 2013, Anies Baswedan mendapatkan Anugerah Integritas Nasional dari Komunitas Pengusaha Antisuap (Kupas) serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Penilaian ini didasari atas survey yang dilakukan pada 2012 tentang persepsi masyarakat terhadap sejumlah tokoh nasional. 
  • Dompet Dhuafa memberikan penghargaan Dompet Dhuafa Award 2013 kepada Anies Baswedan pada Juli 2013. Penghargaan ini diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai telah memberikan inspirasi kebajikan bagi masyarakat dan berkontribusi bagi bangsa. Anies Baswedan menerima penghargaan kategori pendidikan. Ia dipilih karena usahanya melunasi janji kemerdekaan di bidang pendidikan melalui Gerakan Indonesia Mengajar. 
  • Anies Baswedan juga menerima penghargaan Tokoh Inspiratif dalam Anugerah Hari Sastra Indonesia. Penghargaan ini diberikan pada saat perayaan Hari Sastra Nasional pada 3 Juli 2013 di Balai Budaya Pusat Bahasa, Rawamangun, Jakarta. Anies mendapat penghargaan kategori tokoh inspiratif. Anies dirasa memiliki track record serta kepedulian dalam memperjuangkan kemajuan untuk Indonesia.
Penghargaan Internasional
  • Gerald Maryanov Award, Pada 2004 Anies Baswedan menerima penghargaan Gerald Maryanov Fellow dari Departemen Ilmu Politik Universitas Northern Illinois.
  • 100 Intelektual Publik Dunia, Pada 2008 Majalah Foreign Policy memasukkan Anies Baswedan dalam 100 Intelektual Publik Dunia. Anies merupakan satu-satunya orang Indonesia yang masuk pada daftar hasil rilis majalah tersebut. Dalam daftar itu nama Anies sejajar dengan tokoh dunia seperti Noam Chomsky (tokoh perdamaian), para penerima nobel seperti Shirin Ebadi, Al Gore, Muhammad Yunus, dan Amartya Sen.
  • Young Global Leaders, Jiwa kepemimpinan Anies Baswedan juga membuahkan hasil dengan hadirnya nama Anies dalam salah satu Young Global Leaders pada Februari 2009 yang diberikan oleh World Economic Forum.
  • 20 Tokoh Pembawa Perubahan Dunia, Dua tahun berselang setelah mendapat penghargaan 100 Intelektual Publik Dunia, pada April 2010, Anies Baswedan terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang versi majalah Foresight yang terbit di Jepang. Dalam edisi khusus “20 orang 20 tahun”, Majalah ini menampilkan 20 tokoh yang diperkirakan akan menjadi perhatian dunia. Mereka akan berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang. Menurut majalah itu Anies Baswedan dinilai sebagai salah satu tokoh calon pemimpin Indonesia masa mendatang. Nama Anies berdampingan dengan Vladimir Putin (Perdana Menteri Rusia), Hugo Chavez (Mantan Presiden Venezuela), David Miliband (Menteri Luar Negeri Inggris), Rahul Gandi (Sekjen Indian National Congress India), serta Paul Ryan (politisi muda Partai Republik dan anggota House of Representative AS).[11]
  • PASIAD Education Award, Anies Baswedan menerima penghargaan dari The Association of Social and Economic Solidarity with Pacific Countries (PASIAD) kategori Pendidikan dari Pemerintah Turki pada tahun 2010. Penghargaan ini diberikan kepada pengajar, pelajar maupun individu yang telah berkontribusi untuk dunia pendidikan. Anies Baswedan menerima penghargaan ini karena telah membuat anak-anak muda terbaik untuk mengajar di daerah terpencil yang jauh dari akses pendidikan melalui program Indonesia Mengajar.[55]
  • Nakasone Yasuhiro Award, Anies Baswedan menerima Nakasone Yasuhiro pada Juni 2010. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Mantan Perdana Menteri Jepang, Yasuhiro Nakasone. Penghargaan ini diberikan kepada orang-orang visioner yang membawa perubahan dan memiliki daya dobrak, demi tercapainya abad 21 yang lebih cerah. Anies dirasa adalah salah satu sosok visioner tersebut. Hanya beberapa orang asal Indonesia yang pernah menerima penghargaan bergengsi ini, seperti Rizal Sukma (Peneliti CSIS) dan Wayan Karna (Dekan ISI Denpasar).
  • 500 Muslim Berpengaruh di Dunia, Penghargaan yang diterima Anies Baswedan juga hadir dari kawasan Timur Tengah. The Royal Islamic Strategic Studies Center, Jordania, memasukkan nama Anies dalam daftar The 500 Most Influential Muslims pada Juli 2010. Penghargaan ini diberikan untuk 500 tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia.

32. Menteri Ristek dan Dikti, M Nasir


Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia untuk lima tahun ke depan dijabat oleh Muhammad Nasir sesuai yang telah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Simak profil dan biodata M Nasir, Menristek & Dikti di Kabinet Kerja Jokowi JK 2014-2019.

M. Nasir sebelumnya dikenal sebagai pakar anggaran sekaligus Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Ia akan memimpin kementerian baru yang merupakan gabungan dari Kementerian Riset dan Teknologi yang dipadukan dengan Ditjen Pendidikan Tinggi.

Lahir di Ngawi, Jawa Timur, pada tanggal 27 Juni 1960, M Nasir meraih gelar sarjana dari Universitas Diponegoro, lalu merampungkan program S2 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sebelum akhirnya menggamit gelar doktor dari University of Science di Penang, Malaysia.

M. Nasir pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor II dan Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Ia terpilih sebagai Rektor Undip pada 9 September 2014 dan baru akan dilantik tanggal 18 Desember 2014 mendatang. Namun, sebelum itu terlaksana, Jokowi telah menunjuknya sebagai Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi di Kabinet Kerja untuk periode 2014-2019.


33. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrawi

Imam Nahrawi adalah sekretaris jendral DPP PKB. Pria yang juga anggota DPR ini memiliki segudang aktivitas. Dia adalah direktur intervensi Surabaya dan CV. Alhidayah Surabaya. selain itu tak sedikit organisasi yang ditekuninya, antara lain dia pernah menjabat sebagai ketua PMII Jatim 1997 dan Ketua umum DKN Garda Bangsa pada 2002.
Pendidikan
  • Man Bangkalan 1991
  • IAIN Sunan Ampel Surabaya 1998
Karir
  • Sekjen DPP PKB
  • Anggota DPR
  • Direktur intervensi Surabaya
  • Direktur CV. Alhidayah Surabaya

34. Menteri PDT dan Transmigrasi, Marwan Jafar

Pendidikan
  • S1 Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta (1991-1998)
  • S1 Ekonomi Universitas Gajayana Malang (1993-1998)
  • IMBI Yogyakarta Program BBA (1992-1995)
  • S2 Universitas Kebangsaan Malaysia Program Pascasarjana Hukum Tesis (2008)
Karier
  • Anggota DPR-RI periode 2014-2019
  • Anggota DPR-RI periode 2009-2014
  • Anggota DPR-RI periode 2004-2009
  • Komisaris PT. Wahana Sarana Jati (2004-sekarang)
  • Direktur PT. Wahana Sarana Jati (2000-2004)
  • Marwan & Sidabutar Partners Law Firm sebagai Senior Partners (2003)
  • Marketing Manager PT. Sentra Mekanindo (1999-2000)
  • Direktur PT. Madu Buana Abadi sebagai (2000)
  • Rusdiono & Partners Law Firm sebagai Konsultan Hukum (1999)

Sumber: Wikipedia

2 komentar:

  1. semoga Indonesia bisa lebih baik lagi..amiinnnn

    BalasHapus
  2. Get all your favorite alcoholic drinks on Duty Free Depot!

    All the popular brand name beverages for unbeatable discounted prices.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mengenai Saya

Foto saya

Faisal Azmi Bakhtiar, S.Pd. Pernah belajar di Universitas Muhammadiyah Surakarta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Melanjutkan di Universitas Negeri Jakarta Program Pascasarjana Pendidikan Dasar. Diberi kesempatan memahami anak usia sekolah dasar selama satu tahun di SDN Dukuhtri 02 Bumiayu Brebes. Pada intinya memahami ilmu psikologi, kemampuan melakukan penelitian dan pengamatan terhadap permasalahan, serta trampil dan mengerti kemajuan teknologi sangat berpotensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.  

My Profile

Sosial Media:
IG : @faisalazmibakhtiar
FB : Faisal Azmi Bakhtiar
WA: 085727526464

Semoga artikel kami bermanfaat


Populer Terbaru