Tampilkan postingan dengan label Kajian Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Februari 2017

HAKIKAT KEMAMPUAN MENULIS NARASI (PDF)

Menulis adalah kesanggupan mengungkapkan ide-ide, gagasan, pikiran, dan perasaan yang melibatkan aktivitas otak yakni kemampuan berpikir, dan diwujudkan dalam bentuk bahasa tulis dengan tujuan agar gagasan tersebut dapat dikomunikasikan kepada pembaca. 

Kamis, 03 November 2016

Penerapan Kemampuan Berbicara dengan CTL

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 2005:165), Kemampuan berbicara adalah “beromong, bercakap, berbahasa, mengutarakan isi pikiran, melisankan sesuatu yang dimaksud”. Menurut Suhartono (2005:20) kemampuan berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta menyam-paikan pikiran, gagasan, dan perasaan.

Kamis, 27 Oktober 2016

Keterampilan Menulis

Keterampilan menulis adalah kemampuan menuangkan buah pikiran ke dalam bahasa tulis melalui kalimat-kalimat yang dirangkai secara utuh, lengkap, dan jelas sehingga buah pikiran tersebut dapat dikomunikasikan kepada pembaca dengan berhasil (Byrne, 1979:3).

Kamis, 05 Mei 2016

KARYA SASTRA


Sastra yang masuk dalam indonesia secara umum dibedakan menjadi dua yaitu sastra lama dan sastra baru. Sastra lama adalah sastra yang berbentuk lisan atau sastra melayu yang tercipta dari suatu ujaran atau ucapan.

Kamis, 28 April 2016

PROSES MORFOLOGIS

Proses morfologis menurut Samsuri (1985:190) adalah cara pembentukan kata-kata dengan menghubungkan morfem yang satu dengan morfem yang lain. Kata disebutnya sebagai bentuk minimal yang bebas, artinya bentuk itu dapat diucapkan tersendiri, bisa dikatakan, dan bisa didahului dan diikuti oleh jeda yang potensial.

Kamis, 21 April 2016

MORFOLOGI

Kata Morfologi berasal dari kata morphologie. Kata morphologie berasal dari bahasa Yunani  morphe yang digabungkan dengan logos. Morphe berarti bentuk dan dan logos berarti ilmu. Bunyi [o] yang terdapat diantara morphe dan logos ialah bunyi yang biasa muncul diantara dua kata yang digabungkan.

Kamis, 14 April 2016

Diphtong atau vocal rangkap


Disebut diphthong atau vokal rangkap karena posisi lidah ketika memproduksi bunyi pada bagian awal dan akhirnya tidak sama. Bunyi yang dihasilkan bukan dua buah bunyi, melainkan hanya sebuah bunyi karena berada dalam satu silabel.[1] 

Kamis, 07 April 2016

Pengklasifikasian bunyi bahasa


Pada awalnya para ahli seperti Abdul Chaer dan Verhaar menyatakan bahwa bunyi bahasa dibagi menjadi dua bagian yaitu vocal dan konsonan. Sedangkan Suhendra Yusuf menambahkan bahwa bunyi bahasa dibagi menjadi tiga kelas bunyi utama,yaitu konsonan, vokal, dan semivokal atau semikonsonan[1].

Kamis, 31 Maret 2016

FONOLOGI

Secara etimologi, kata fonologi berasal dari gabungan kata fon yang berarti ‘bunyi’ dan logi yang berarti ‘ilmu’.  Fonologi merupakan bagian dari kajian inguistik yang mempelajari, membahas, membicarakan dan menganalisis bunyi-bunyi bahasa yang diproduksi oleh alat-alat ucap manusia[1]. 

Kamis, 24 Maret 2016

Pembelajaran Keterampilan Menyimak

Setiap orang normal secara lahiriah dilengkapi dengan potensi menyimak, namun belum tentu semua orang menjadi penyimak yang baik. Beragam perhatian yang dimiliki oleh manusia adalah penyebab seseorang menjadi penyimak yang buruk, yaitu: 1) Perhatian primer; 2) Perhatian sekunder; 3) Perhatian sesaat.

Kamis, 17 Maret 2016

Keterampilan Menyimak

Keterampilan menyimak adalah salah satu dari empat kemampuan yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh setiap manusia. Ketrampilan ini diberikan oleh Allah sebagai kemampuan alamiah seseorang yang normal dan kemudian berkembang sesuai dengan pertumbuhan fisiknya.

Kamis, 10 Maret 2016

Strategi Pembelajaran Membaca

Untuk meningkatkan pemahaman terhadap keseluruhan teks, biasanya guru menerapkan kegiatan prabaca, kegiatan inti membaca dan kegiatan pascabaca dalam pembelajaran membaca. Lebih rincinya sebagai berikut:[1] 

Kamis, 03 Maret 2016

Jenis- jenis Membaca

Ditinjau dari segi terdengar atau tidaknya suara pembaca waktu melakukan kegiatan membaca, maka proses membaca dapat dibedakan menjadi 2 yaitu membaca nyaring dan membaca dalam hati.

Kamis, 25 Februari 2016

Keterampilan Membaca

Keterampilan berbahasa merupakan sesuatu yang penting untuk dikuasai setiap orang. Dalam suatu masyarakat, setiap orang saling berhubungan dengan orang lain dengan cara berkomunikasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa keterampilan berbahasa adalah salah satu unsur penting yang menentukan kesuksesan mereka dalam berkomunikasi. 

Kamis, 18 Februari 2016

Penilaian Keterampilan Berbicara


Setiap kegiatan belajar perlu diadakan penilaian termasuk dalam pembelajaran kegiatan berbicara. Cara yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana siswa mampu berbicara adalah tes kemampuan berbicara. 

Kamis, 11 Februari 2016

Keterampilan Berbicara

Dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar, pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulisan serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan Indonesia.

Sabtu, 19 Januari 2013

Sastra Indonesia Dasar

Pengajaran sastra mulai di SD diberikan dalam bentuk apresiasi sastra, pengajaran sastra mempunyai aspek-aspek yaitu pengetahuan sastra dan apresiasi sastra.

Keterampilan Menulis

Kegiatan menulis atau berbahasa tulis dilakukan setelah orang mengenal lambang bahasa yaitu tulisan. Kegiatan menulis diajarkan di SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi

Keterampilan Membaca

Membaca merupakan kegiatan memahami pola-pola bahasa dari gambaran tertulisnya. Manfaat membaca sangan beragam salah satunya yaitu membaca untuk memperoleh ide-ide utama atau disebut reading for main ideas.

Senin, 28 Mei 2012

6 Metode menggunakan alat peraga B. Indonesia








     1.      Acak Kata
Langkah-langkah
a.       Guru mempersiapkan alat peraga berupa kartu klasikal, papan klasikal dan keping huruf.
b.      Guru menyusun kata dalam papan klasikal secara acak.
c.       Siswa diminta menyusun kata sesuai dengan gambar.
     2.      Melengkapi Kata
Langkah-langkah
a.       Guru mempersiapkan keping huruf dan papan klasikal
b.      Guru menyusun kata secara tidak lengkap
c.       Siswa diminta melengkapi kata yang kosong
     3.      Dikte
Langkah-langkah
a.       Guru mempersiapkan papan klasikal dan keping huruf
b.      Guru mendiktekan kalimat
c.       Siswa menyusun kata dalm papan
     4.      Macam kata dengan gambar
Langkah-langkah
a.       Guru menyiapkan kata dan gambar secara acak dalam papan klasik
b.      Siswa diminta menyesuaikan gambar berdasarkan kata yang di susun guru
     5.      Membuat kalimat berdasarkan gambar
Langkah-langkah
a.       Guru memasang gambar di papan klasikal
b.      Siswa diminta menyusun kata menjadi kalimat berdasarkan gambar
     6.      Lihat dan ucapkan
Langkah-langkah
a.       Guru memperlihatkan gambar
b.      Siswa diminta mengucapkan gambarapa yang diperlihatkan guru.

Postingan Terbaru:

Website Pengembangan Model RKP Berbasis SIRKUIT AI

SIRKUIT AI (Siswa Investigasi Realitas, Kritis, Uji Informasi, dan Terapkan AI) adalah model deep learning berbasis inkuiri kolaboratif di m...

Postingan Populer