Model Pembelajaran Quantum Teaching

Quantum Teaching adalah model pembelajaran dengan tujuan untuk meningkatkan proses belajar mengajar menjadi menyenangkan. Pembelajaran Quantum Teaching mencakup petunjuk untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif merancang pengajaran, menyampaikan isi dan memudahkan proses belajar.




Kali ini elextromedia akan memberikan penjelasan tentang Quantum Teaching. Model pembelajaran yangmenurut saya sangat baik dan memberikan kesan bahagia kepada guru dan siswanya. Saya selaku guru yang pernah dan mungkin sering menerapkan mtode quantum teacing di kelas saya misalnya saja: Sekarang ini anak-anak suka kartun Boboiboy, dan saya sering membuat media pembelajaran misalkan media kartu dengan gambar Boboiboy. Ketika pada saat itu anak-anak menyukai filem ganteng-ganteng srigala, saya melarangnya dan meminta untuk menonton film kartun al hasil sebagai hadiahnya ruangan kelas saya rubah dengan poster dan gambar-gambar kartun tentunya ada materi yang mendidiknya.

Model pembelajaran Quantum Teacing membuat hati para guru menjadi bahagia, kenapa? murid-muridku di kelas kami menurut bapak dan ibu guru di tempat saya bekerja bilang sangat rewel dan nakal, beliau memperingatkanku sebelum saya mengajar disitu. Seteah saya masuk dan memang benar dua bulan saya diambil pusing oleh muridku itu. selanjutnya saya gunakan metode quantum teaching dengan papan bintang prestasi. Akhirnya bulan-bulan berikutnya semua anak menjadi belajar dengan giat, yang tadinya tidak membuat PR jadi membuatnya, yang tadinya bolos jadi rajin, yang tadinya sedikit pandai jadi banyak pandai. Anak-anakpun belajar dengan senang, gurupun ikut senang. bahkan anak-anak yang tadinya nakal dan bandel sekarang memberikan surprise hadiah kue ulang tahun kepada gurunya dari hasil dia mengumpulkan dan usaha patungan bersama teman-temannya padahal anak-anakku baru kelas tiga. saya bangga dengan anak-anakku dan dengan berani saya mengucapkan bahwa kelebihan model embelajaran quantum teaching adalah:
  1. Membuat anak bahagia
  2. membuat guru bahagia
  3. Materi dapat tersampaikan dengan baik
  4.  Menumbuhkan motivasi siswa
  5. Meningkatkan jiwa sosial anak
  6. mampu membentuk prilaku yang baik
Tentunya pengalamanku tidak sebaik data yang sudah pernah di baca. penjelasan diatas merupakan curhatan kegembiraan seorang guru kelas 3 dan Dibawah ini merupakan penjelasan sebenarnya tentang model pembelajaran quantum teaching:
 

A. Pengertian dari model pembelajaran Quantum Teaching

Quantum Teaching merupakan salah satu model pembelajaran dengan tujuan untuk meningkatkan proses belajar mengajar menjadi menyenangkan. Pembelajaran Quantum Teaching mencakup petunjuk untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif merancang pengajaran, menyampaikan isi dan memudahkan proses belajar. Banyak upaya-upaya yang dilakukan oleh guru dalam membuat strategi belajar baru yang lebih memberdayakan siswa, yang tidak mengharuskan menghafal fakta-fakta, tetapi strategi yang mendorong siswa mengkontruksikan pengetahuan dibenak siswa itu sendiri, salah satu diantaranya dengan menerapkan pembelajaran Quantum Teaching. Porter (2000:3) menyatakan bahwa, “Quantum Teaching menunjukan kepada anda menjadi guru yang baik. Quantum Teaching cara-cara yang baru yang memudahkan proses belajar lewat pemanduan unsur seni dan pencapaian-pencapaian yang terarah, apapun mata pelajaran yang anda ajarkan. Dan dengan menggunakan metode Quantum Teaching anda akan dapat menggabungkan keistimewaan-keistimewaan belajar menuju bentuk perencanaan pelajaran yang akan melejitkan prestasi siswa”. Quantum Teaching merupakan suatu proses pembelajaran dengan menyediakan latar belakang dan strategi untuk meningkatkan proses belajar mengajar dan membuat proses tersebut menjadi lebih menyenangkan. Cara ini memberikan sebuah gaya mengajar yang memberdayakan siswa untuk berprestasi lebih dari yang dianggap mungkin. Juga membantu guru memperluas keterampilan siswa dan motivasi siswa, sehingga guru akan memperoleh kepuasan yang lebih besar dari pekerjaannya. (Ida Ristiawati dalam Kompasiana.com)




B. Kerangka rancangan pembelajaran Quantum Teaching

Kerangka pembelajaran Quantum Teaching dikenal sebagai TANDUR dengan kata Tumbuhkan, Alami, Namai, Demontrasikan, Ulangi dan Rayakan. Kerangka ini dapat membuat siswa menjadi tertarik dan berminat pada suatu pelajaran dan dapat juga memastikan siswa mengalami pembelajaran, berlatih, menjadikan isi pelajaran nyata bagi siswa itu sendiri, dan mencapai sukses. Kerangka pembelajaran Quantum Teaching adalah sebagai berikut:
  1. Tumbuhkan, Guru membuat pertanyaan tentang kemampuan siswa dengan memanfaatkan pengalaman siswa dan mencari tanggapan, manfaat serta komitmen siswa. Guru membuat strategi dengan melakukan aplikasi ataupun cerita tentang pelajaran yang bersangkutan.
  2. Alami, Guru memanfaatkan pengetahuan dan keingintahuan siswa berdasarkan pengalaman siswa dan mampu mengasah otak siswa agar dapat menyelesaikan masalah. Siswa dapat memahami informasi ataupun kegiatan serta memanfaatkan fasilitas yang ada sesuai dengan kebutuhan siswa.
  3. Namai, Pemberian nama (simbol-simbol) ataupun identitas dan mendefinisikan suatu pertanyaan. Guru mengajarkan konsep, keterampilan berpikir, dan strategi belajar dengan menggunakan gambar, warna, alat bantu, kertas atau alat yang lainnya. Siswa dapat mengetahui informasi, fakta, rumus, pemikiran, tempat dan sebagainya berdasarkan pengalaman agar pengetahuan tersebut berarti.
  4. Demonstrasikan, Guru memberi peluang untuk menerjemahkan dan menerapkan pengetahuan siswa ke dalam pembelajaran yang lain dan ke dalam kehidupannya. Siswa dapat memperagakan atau mengaplikasikan tingkat kecakapannya dengan pelajaran.
  5. Ulangi, Guru mengulangi hal-hal yang kurang jelas bagi siswa. Siswa dapat dengan mudah memahami dan mengetahui pelajaran tersebut. Guru memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengajarkan pengetahuan kepada siswa yang lain.
  6. Rayakan, Mengadakan perayaan bagi siswa akan mendorong siswa memperkuat rasa tanggung jawab dan mengamati proses belajar sendiri. Perayaan tersebut akan mengajarkan siswa mengenai motivasi belajar, kesuksesan, langkah menuju kemenangan. Pujian yang didapatkan akan mendorong siswa agar tetap dalam keadaan bersemangat dalam proses belajar mengajar.

Biasanya pada saat siswa mencapai sesuatu, siswa hanya melanjutkan kegiatan selanjutnya, tanpa menciptakan daya pendorong untuk mengulangi keberhasilan itu. Sebagai guru, kiranya menanamkan bibit kesuksesan, dan selalu menghubungkan belajar dengan perayaan. Perayaan tersebut dapat dilakukan dengan tepuk tangan, pujian dan memberi penilaian. 
(Muchlisin Riadi dalam Kajianpustaka.com)


C. Ciri dan Prinsip Dasar dari Pembelajaran Kuantum

Asas Quantum teaching adalah: "Bawalah dunia anak ke dunia kita, dan antarkan dunia kita ke dunia anak" yang artinya: Membawa dunia siswa ke dalam dunia guru dan mengantarkan dunia guru ke dalam dunia siswa. Proses pembelajaran diumpamakan seperti orkestra simfoni, yang secara spesifik dapat dijabarkan sebagai berikut:
  1. Segalanya berbicara; Segalanya dari lingkungn kelas hingga bahasa tubuh seorang guru, dari kertas yang guru bagikan hingga rancangan pelajaran seorang guru, semuanya mengirim pesan tentang belajar.
  2. Segalanya bertujuan; semua yang terjadi dalam proses pembelajaran mempunyai tujuan.
  3. Pengalaman mendahului pemberian nama. Pembelajaran yang baik adalah jika siswa telah memperoleh informasi terlebih dahulu apa yang akan dipelajari sebelum memperoleh nama untuk apa yang mereka pelajari. Ini diilhami bahwa otak akan berkembang pesat jika adanya rangsangan yang kompleks selanjunya akan menggerakkan rasa keingintahuan.
  4. Mengakui setiap usaha. Belajar mengandung resiko. Belajar berarti melangkah keluar dari kenyamanan. Pada saat siswa mengambil langka ini, maka mereka patut mendapat pengakuan atas kecakapan dan kepercaaan diri mereka.
  5. Merayakan/memberi penghargaan terhadap hasil belajar siswa.
Pembelajaran dengan model kuantum teaching selain memberikan kesenangan bagi anak model tersebut juga mampu menciptakan anak anak yang unggul dan berprestasi. Pembelajaran quantum teaching berdampak bagi terbentuknya keunggulan. Ada delapan kunci keunggulan dalam pembelajaran kuantum yaitu:
  1. menerapkan hidup dalam integritas; artinya dalam pembelajaran baik guru maupun siswa sebaiknya bersikap apa adanya, tulus, dan menyeluruh, sehingga akan meningkatkan motivasi belajar.
  2. mengakui bahwa kegagalan dapat membawa kesuksesan; saat siswa mengalami kegagalan, hendaknya guru memotivasi siswa untuk belajar lebih giat.
  3. berbicara dengan niat baik. Dalam pembelajaran hendaknya dikembangkan keterampilan berbicara dalam arti positif dan bertanggung jawab atas komunikasi yang jujur dan langsung. Dengan niat bicara yang baik akan mendorong rasa percaya diri dan motivasi.
  4. tegas dalam komitmen; dalam pembelajaran baik guru maupun siswa harus mengikuti visi-misi tanpa ragu-ragu.
  5. menjadi pemilik, mengandung arti bahwa siswa dan guru memiliki rasa tanggung jawab sehingga terjadi pembelajaran yang bermakna dan bermutu.
  6. tetap lentur; seorang guru terutama harus pandai mengubah lingkungan dan suasana bilamana diperlukan.
  7. mempertahankan keseimbangan. Dalam pembelajaran, guru dan siswa hendaknya mempertahankan jiwa, tubuh, emosi dan semangat dalam satu kesatuan dan kesejajaran agar proses dan hasil pembelajaran efektif dan optimal. 
 (Wawan Listyawan dalam Mengejarasa.com)

Setelah memahami lebih mendalam tentang model pembelajaran Quantum Teaching apakah kamu akan terus menggunakan model tersebut tanpa henti?. Tentunya sebagai seorang guru yang profesional tentunya tidak boleh menerapkan satu model pembelajaran saja, melainkan harus tahu dan memahami berbagai macam model pembelajaran agar siswa termotivasi dan gembira jiga belajar. Hendaknya model pembeajaran ini sebagai ilmu tambahan bagi kalian para guru agar nantinya ketika mengajar model yang digunakan bisa lebih variatif. Semua model pembelajaran termasuk model ini sangat dibutuhkan sekali apa yang disebut media pembelajaran untuk itu diharapkan guru mampu menggunakan media pembelajaran sesering mungkin. Bukan bertujuan untuk promosi atau apa, tapi ini demi kemajuan pendidikan indonesia jangan lupa kunjungi: www.kartun648.blogspot.com dan untuk sharing sekalian berbagi ide tentang media pembelajaran gabung di group facebook Media Pendidikan. Terimakasih atas kesempatannya, salam indonesia cerdas.


Sumber:
http://media.kompasiana.com/buku/2014/04/13/quantum-teaching-strategi-pembelajaran-646640.html
http://www.kajianpustaka.com/2012/10/model-pembelajaran-quantum-teaching.html
http://www.mengejarasa.com/2012/08/model-pembelajaran-quantum-teaching.html?showComment=1427202104453#c8033385589478378310

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mengenai Saya

Foto saya

Faisal Azmi Bakhtiar, S.Pd. Pernah belajar di Universitas Muhammadiyah Surakarta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Melanjutkan di Universitas Negeri Jakarta Program Pascasarjana Pendidikan Dasar. Diberi kesempatan memahami anak usia sekolah dasar selama satu tahun di SDN Dukuhtri 02 Bumiayu Brebes. Pada intinya memahami ilmu psikologi, kemampuan melakukan penelitian dan pengamatan terhadap permasalahan, serta trampil dan mengerti kemajuan teknologi sangat berpotensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.  

My Profile

Sosial Media:
IG : @faisalazmibakhtiar
FB : Faisal Azmi Bakhtiar
WA: 085727526464

Semoga artikel kami bermanfaat


Populer Terbaru