Kecerdasan menurut HOWARD GARDNER


     

     Konon para ahli menemukan 150 jenis kecerdasan manusia.
Cukup lama orang beranggapan bahwa IQ ( intelligence quotient ) merupakan penentu kesuksesan belajar dan hidup seseorang. Seperti anggapan bahwa IQ-nya tinggi maka ia akan sukses dalam kehidupan nyata. Namun pernyataan itu tidak selalu benar.Banyak orang IQ – nya tinggi tetapi gagal dalam hidup.Maka disadari bahwa IQ meskipun tinggi namun bukan segala –galanya.Perlu disadari pula dengan penemuan SQ ( spiritual quotient) dan EQ ( emotional quotient ) maka perlunya beriringan antara IQ, EQ, dan SQ agar seseorang berhasil.
Prof. Dr.Howard Gardner seorang psikolog dan ahli pendidikan dari Universitas Harvard AS merumuskan teorinya Multiple Intelligences ( kecerdasan ganda / majemuk ).
Dengan latar belakang standar kecerdasan dan kegagasan rasionalisme dimana kecerdasan ditinjau dari IQ yang tinggi, maka Garder membuat riset dengan memberi contoh bahwa orang berhasil tidak hanya mengandalkan IQ tinggi  yaitu Maradona (Brasil) dan Ronaldinho (Argentina ) pemain sepak bola , Mozart dengan usia 4 th sudah mahir memainkan piano, Beethoven dan Kenny G yang sangat cerdas pula memainkan alat musik.

Prof. Dr.Howard Gardner mengemukakan 9 kecerdasan yaitu:


1.    Inteligensi linguistik ( Linguistic intelligence)
    • Kemampuan untuk menggunakan dan mengolah kata – kata secara efektif baik secara oral maupun secara tertulis
    • contohnya pencipta puisi, editor , jurnalis, dramawan, sastrawan, orator Tokoh terkenal seperti : Sukarno, Paus Yohanes Paulus II, Winston Churhill. 





2.    Inteligensi matematis-logis ( Logical – mthematical intelligence )
    • Kemampuan ini berkaitan dengan penggunaan bilangan dan logika . Jalan pikiran bernalar dengan mudah mengembangkan pola sebab akibat .
    • contohnya matematikus, programer, logikus.    Tokoh terkenal seperti : Einstein ( ahli fisika ), Habibie ( ahli pesawat )


3.    Inteligensi ruang visual atau spasial (Spatial intelligence )
    • Kemampuan untuk menangkap dunia ruang visual secara tepat dan kemampuan untuk mengenal bentuk dan benda secara tepat serta mempunyai daya imaginasi secara tepat.
    • contohnya pemburu, arsitek, dekorator. Tokoh terkenal seperti Sidharta ( pemahat ), Pablo Pacasso ( pelukis )
 

4.    Inteligensi kinestetic-badani (bodily- kinesthetic intelligence )
    • Kemampuan menggunakan tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan .
    • contohnya aktor, atlet, penari ahli bedah. Tokoh terkenal seperti : Charlie Chaplin ( pemain pantonim yang ulung ), Steven Seagal ( actor )



5.    Inteligensi musikal ( Musical intelligence )
    • Kemampuan untuk mengembangkan , mengekspresikan dan menikmati bentuk – bentuk musik dan suara, peka terhadap ritme, melodi, dan intonasi serta kemampuan memainkan alat musik.
    • contohnya komponis .Tokoh terkenal seperti Beethoven, Mozart.



6.    Inteligensi interpersonal  ( Interpersonal intelligence )
    • Kemampuan untuk mengerti dan menjadi peka terhadap perasaan , intensi, motivasi, watak, temperamen orang lain.
    • Kemampuan yang menonjol dalam berelasi dan berkomunikasi  dengan berbagai orang.
    • contohnya komunikator, fasilitator. Tokoh terkenal Mahatma Gandhi ( tokoh perdamaian India ), Ibu Teresa ( Pejuang kaum miskin ) 



7.    Inteligensi intrapersonal  ( Intrapersonal intelligence )
    • Kemampuan berkaitan dengan pengetahuan akan diri sendiri dan kemampuan untuk bertindak secara adaptif berdasar pengalaman diri serta mampu berefleksi dan keseimbangan diri, kesadaran tinggi akan gagasan – gagasan . Mereka mudah berkonsentrasi  dengan baik, suka bekerja sendiri dan cenderung pendiam
    • contohnya para pendoa batin.



8.    Inteligensi lingkungan / naturalis (  Naturalist intlligence )
    • Kemampuan untuk mengerti flora dan fauna dengan baik, menikmati alam, mengenal tanaman dan binatang dengan baik.
    • Tokoh terkenal Charles Darwin



9.    Inteligensi eksistensial  (  Exixtential  intlligence )
    • Kemampuan menyangkut kepekaan dan kemampuan seseorang untuk menjawab persoalan – persoalan terdalam keberadaan atau eksistensi manusia.
    • contohnya persoalan mengapa ada, apa makna hidup ini. Tokoh terkenal seperti Plato, Sokrates, Thomas Aquina.


 

Demikianlah sekilas dari sembilan kecerdasan menurut Prof. Gardner.Semoga tulisan ini sangat bermanfaat.
Tulisan ini diambil dari sumber Educare No.3/V/Juni 2008,Presensi, Ignas Iwan Waning, Pemred Majalah XAVIRA SMP  Xaverius Maria , Palembang dengan buku aslinya :
Judul      : Teori Intelligensi Ganda dan Aplikasinya di Sekolah
Penulis   : Paul Suparno
Penerbit  : Kanisius Yogyakarta
Terbitan  : Cetakan ke – 4, 2007
Tebal      : 139 hal.

No comments:

Post a Comment