PTK dan RnD


PTK merupaka sebuah penerlitian yang sudah umum dilakukan oleh guru.  Pendekatan penelitian dan pengembangan merupakan suatu proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk produk pendidikan.



Penelitian Tindakan Kelas
PTK merupaka sebuah penerlitian yang sudah umum dilakukan oleh guru. Penelitian ini lebih menekanpan pada peningkatan kualitas pembelajaran yang diukur salah satunya dari hasil belajar siswa. PTK adalah upaya memperbaiki praktek pembelajaran menjadi lebih efektif

Mengapa PTK ?
  1. Peranan penelitian dalam upaya perbaikan pendidikan (pengembangan ilmu ----- perbaikan pembelajaran)
  2. Guru bukan objek pembaharuan, tetapi turut bertanggung jawab dalam mengembangkan keterampilan pembelajaran
  3. Penelitian pendidikan umumnya dilakukan pakar/peneliti sehingga permasalahan kurang dihayati oleh guru
  4. Publikasi hasil penelitian kepada praktisi memakan waktu yang sangat panjang

Latar Belakang PTK
Guru sebagai pendidik profesional, guru yang profesional memiliki kemampuan, merencanakan proses belajar mengajar, melaksanakan dan memimpin kbm, menilai kemajuan kbm, dan menafsirkan serta memanfaatkan hasil penilaian kemajuan kbm. Guru profesional selalu melakukan refleksi terhadap praktek pembelajaran yang telah dilakukannya. Kompetensi pengembangan profesi: melakukan penelitian sederhana dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.

Konsep Dasar Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
  1. Pengertian PTK adalah suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan tertentu agar dapat memperbaiki/meningkatkan praktek pembelajaran di kelas secara lebih profesional
  2. Tujuan PTK adalah sebagai perbaikan dan peningkatan layanan profesional guru dalam menangani proses pembelajaran
  3. Manfaat PTK, yaitu adanya inovasi pembelajaranmandiri, percaya diri dan berani mencobakan hal baru yang diduga dapat membawa perbaikan, pengembangan kurikulum, peningkatan profesionalisme guru

Perbandingan PTK dengan Penelitian Formal
Karakteristik PTK
  1. Permasalahan praktis di kelas
  2. Kolaborasi
  3. Ada upaya perbaikan/peningkatan
  4. Efektivitas metode/teknik/proses pembelajaran
  5. Tidak untuk digeneralisasikan
  6. Tidak perlu populasi atau sampel
  7. Tidak mengenal kelompok eksperimen dan kontrol
  8. Proses penelitian melalui siklus

Prinsip-Prinsip PTK
  1. Tidak mengganggu komitmen sebagai guru. Guru tetap memberikan yang terbaik kepada siswa jika tindakannya tidak berhasil, siklus tindakan mengacu pada terlaksananya kurikulum dan target penguasaan sesuai perencanaan pembelajaran.
  2. Metode pengumpulan data tidak mengganggu proses pembelajaran.
  3. Masalah yang dipilih adalah yang merisaukan komitmen profesional untuk memberikan layanan terbaik kepada siswa
  4. Guru mengikuti prosedur etika berorganisasi.
  5. Permasalahan tidak dilihat terbatas dalam konteks kelas melainkan perspektif misi sekolah secara keseluruhan.

Bentuk-bentuk PTK

Bentuk PTK dibedakan menurut keterlibatan dan fokus penelitian, yaitu Guru sebagai peneliti, Penelitian Tindakan Kolaboratif, Simultan terintegrasi, Administrasi Sosial Eksperimental.

Bidang Garapan PTK
Objek PTK harus merupakan sesuatu yang aktif, dapat dikenai aktivitas, bukan objek yang sedang diam dan tanpa gerak. Bidang garapan dalam PTK, yaitu:
  1. Metode mengajar
  2. Strategi mengajar
  3. Model pembelajaran
  4. Prosedur evaluasi
  5. Media pembelajaran
  6. Lingkungan belajar (setting)
  7. Materi pembelajaran
  8. Kurikulum

Kelebihan dan Kekurangan PTK
  • Kelebihan dari PTK adalah dapat melakukan kerja sama, menumbuhkan kreativitas baik dari guru maupun siswa, pemikiran kritis, pembelajaran akan berubah lebih baik, kesepakatan rasa memiliki.
  • Kekurangan adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan kemudian berkenaan dengan waktu yang dibutuhkan lebih lama.

Tahap Pelaksanaan PTK
  1. Berangkat dari persoalan kecil
  2. Rencanakan penelitian tindakan secara cermat (masalah, kelas, rekan yang terlibat, bantuan konsultasi)
  3. Susun jadwal yang realistik
  4. Libatkan pihak lain
  5. Buatlah pihak lain terinformasi
  6. Ciptakan sistem umpan balik
  7. Buatlah jadwal penulisan

Siklus Pelaksanaan PTK



Tahap PTK
  • Tahap 1. Perencanaan. Apa, mengapa, kapan, dimana, oleh siapa dan bagaimana tindakan dilakukan
  • Tahap 2. Pelaksanaan Tindakan. Pelaksanaan sesuai rencana
  • Tahap 3. Pengamatan. Dilakukan bersamaan dengan tindakan
  • Tahap 4. Refleksi. Kegiatan mengemukakan implementasi rencana tindakan

Merencanakan PTK
  1. Menetapkan Fokus Masalah
  2. Memunculkan Masalah
  3. Refleksi terhadap kinerja (siswa, guru, bahan, kurikulum,IBM, hasil belajar siswa)
  4. Mengidentifikasi Masalah
Apa yang terjadi sekarang?
  • Apakah yang terjadi sekarang mengandung permasalahan?
  • Apa yang bisa saya lakukan untuk mengatasinya?
  • Saya memilih untuk mengujicobakan gagasan …..

Menganalisis Masalah
  • Pilihlah masalah yang paling penting
  • Hindari masalah di luar kemampuan
  • Pilihlah masalah berskala kecil dan terbatas

Masalah mana yang perlu diprioritaskan?
  • Penguasaan operasi matematika
  • Membaca peta buta
  • Kesalahan konseptual pada buku paket
  • Usahakan bekerja kolaboratif

Merumuskan Masalah
  1. Rumusan masalah harus jelas, spesifik, dan operasional, mengarah pada jenis data yang perlu  dikumpulkan. Contoh:
  2. Apakah metode eksperimen pada pembelajaran konsep Perubahan Wujud Zat dapat meningkatkan daya serap siswa terhadap materi fisika?
  3. Apakah pembelajaran IPA (Biologi) pada konsep Perkembangbiakan Tumbuhan dengan menggunakan pendekatan STM dapat meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan proses dan sikap?

Merencanakan Tindakan

Merumuskan Hipotesis Tindakan
  • Hipotesis tindakan adalah suatu dugaan yang bakal terjadi jika suatu tindakan dilakukan. Contoh:
  • Jika kebiasaan membaca ditingkatkan melalui penugasan mencari kata atau istilah serapan, maka perbendaharaan kata akan meningkat dengan rata-rata.
  • Penerapan model pembelajaran partisipatif berbasis poster dalam pembelajaran Sosiologi dapat meningkatkan pemahaman konsep interaksi sosial siswa kelas X SMA

Menganalisis Kelayakan Hipotesis Tindakan
  • Perlu memperhatikan:
  • Kemampuan dan komitmen guru selaku aktor PTK
  • Kemampuan siswa
  • Fasilitas dan sarana pendukung
  • Iklim belajar di sekolah/kelas

Persiapan Tindakan
  1. Buat skenario implementasi tindakan
  2. Siapkan fasilitas dan sarana pendukung
  3. Tentukan cara merekam dan menganalisis data
  4. Lakukan simulasi pelaksanaan tindakan

Melaksanakan Tindakan dan Observasi
  • Pelaksanaan Tindakan
  • Pada prinsipnya adalah menerapkan apa yang telah direncanakan dan disimulasikan dalam situasi yang aktual di kelas.
Observasi
Observasi dalam PTK adalah merekam segala peristiwa dan kegiatan yang terjadi selama tindakan.
Perlu kejelasan: Jenis data, indikator yang relevan, prosedur perekaman data, pemanfaatan data dalam analisis dan refleksi.

Diskusi Balikan
Tidak dipusatkan kepada kekurangan/kesalahan guru/aktor, bertolak dari kesan-kesan yang didukung data, dilaksanakan tidak terlalu lama setelah observasi dilakukan.

Analisis Dan Refleksi
  • Analisis Data
  • Reduksi data/penyederhanaan
  • Paparan data
  •  Penyimpulan
Refleksi
Mengkaji keberhasilan atau kegagalan dalam pencapaian tujuan sementara, untuk menentukan tindak lanjut dalam mencapai tujuan akhir/tujuan sementara lainnya.

Perencanaan Tindak Lanjut                 
Jika masalah belum tuntas, maka PTK harus dilanjutkan pada siklus berikutnya dengan prosedur yang sama (perumusan masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan interpretasi, dan analisis-refleksi).
 

Format Usulan PTK 

JUDUL
BAB I  PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Manfaat Penelitian
BAB II  LANDASAN TEORI
A. Landasan Teori
B. Penelitian yang relevan (jika ada)
C. Kerangka Berpikir
D. Hipotesis Tindakan
BAB III  METODOLOGI PENELITIAN
A. Setting Penelitian
B. Subjek Penelitian
C. Sumber Data
D. Teknik dan Alat Pengumpulan Data
E. Validasi Data
F. Analisis Data
G. Indikator Kinerja
H. Prosedur Penelitian
BAB IV  HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Kondisi Awal
B. Deskripsi Siklus I
C. Deskripsi Siklus II, dst
D. Pembahasan Tiap Siklus
E. Hasil Penelitian
BAB V  PENUTUP
A. Simpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

 


Judul PTK
Contoh:
  1. Pembelajaran Biologi melalui Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat pada Konsep Lingkungan di MAN Jambi
  2. Pembelajaran Konsep Panas dengan Model Konstruktivisme di Sekolah Dasar
  3. Upaya Meningkatkan Pemahaman tentang Tekanan Udara melalui Siklus Belajar dengan Menggunakan Alat IPA Sederhana 

RESEARCH AND DEVELOPMENT (R & D)
Pengertian R&D
  1. Pendekatan penelitian dan pengembangan merupakan suatu proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk produk pendidikan.
  2. Pendekatan penelitian dan pengembangan seringkali disebut research based development.
  3. Penelitian dan pengembangan berbeda dengan penelitian pengembangan (developmental research). 
Tujuan R&D
  1. Menjembatani kesenjangan antara sesuatu yang terjadi dalam penelitian pendidikan dengan praktik pendidikan.
  2. Menghasilkan produk penelitian yang dapat digunakan untuk mengembangkan mutu pendidikan dan pembelajaran secara efektif.


Kelebihan Dan Kekurangan R n D  
A. Kelebihan
  1. Pendekatan R & D mampu menghasilkan suatu produk / model yang memiliki nilai validasi tinggi, karena produk tersebut dihasilkan melalui serangkaian uji coba di lapangan dan divalidasi oleh ahli.
  2. Pendekatan R & D akan selalu mendorong proses inovasi produk/ model yang tiada henti / memiliki nilai suistanibility yang cukup baik sehingga diharapkan akan ditemukan produk-produk / model-model yang selalu actual sesuai dengan tuntutan kekinian
  3. Pendekatan R & D merupakan penghubung antara penelitian yang bersifat teoritis dengan penelitian yang bersifat praktis
  4. Metode penelitian yang ada dalam R & D cukup komprehensif , mulai dari metode deskriptif, evaluatif, dan eksperimen.
B. Kekurangan
  1. Pada prinsipnya pendekatan R & D memerlukan waktu yang relatif panjang; karena prosedur yang harus ditempuhpun relatif kompleks.
  2. Pendekatan R & D dapat dikatakan sebagai penelitian “here and now” , Penelitian R & D tidak mampu digeneralisasikan secara utuh, karena pada dasarnya penelitian R & D pemodelannya pada sampel bukan pada populasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mengenai Saya

Foto saya

Faisal Azmi Bakhtiar, S.Pd. Pernah belajar di Universitas Muhammadiyah Surakarta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Melanjutkan di Universitas Negeri Jakarta Program Pascasarjana Pendidikan Dasar. Diberi kesempatan memahami anak usia sekolah dasar selama satu tahun di SDN Dukuhtri 02 Bumiayu Brebes. Pada intinya memahami ilmu psikologi, kemampuan melakukan penelitian dan pengamatan terhadap permasalahan, serta trampil dan mengerti kemajuan teknologi sangat berpotensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.  

My Profile

Sosial Media:
IG : @faisalazmibakhtiar
FB : Faisal Azmi Bakhtiar
WA: 085727526464

Semoga artikel kami bermanfaat


Populer Terbaru